coklat hangat

. pagi ini
. coklat mengepul kupu-kupu
. terbang mengambang aroma rindu
. pergi hilang di ujung lari
. tertganti yang baru

. pagi ini
. aku dan coklat panas
. menatap cahaya berputar pantulan
. pedih kuasa mata
. termenung ku di meja
. hanya aku dan coklat panas di pagi ini

. ku teguk perlahan
. memang benar perih terguyur terbuatnya
. tiap jengkal air merombak sakit haru

. coklat ini menjadi perh ternikmati













***saat-saat males kembali ke pondok pesantren*** 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar