dan gelas pun...







Gelas yang kosong
Di tanah kering kerontang

Pohon tanpa daun
Panas terbawa angin

Menuggu hujan tiba
Pawang hujan datang memberi jalan

Berucap pada Angkasa
Angkasa diam
Sang pawang pergi

Gelas menunggu terisi
Dukun tua menyalakan api

Mentaburkan bunga tujuh rupa
Tanah menolaknya
Sang pawang tak percaya diri

Hingga gelas menjadi tua
Tanpa isi terpecah
Tanpa memberikan lagi arti
Berbeda dengan gelas berlari menuju lautan biru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar